◆ The TeamPengurus

National LeadershipKepemimpinan Nasional

The Executive Board of AFKSI — service term 2025–2028. Select a council to reveal its members; tap a name for the full profile.Pengurus Besar AFKSI — Masa Bakti 2025–2028. Pilih sebuah dewan untuk menampilkan anggotanya; ketuk nama untuk profil lengkap.

Dr. Dr. H. Nasrudin Andi Mappaware, Sp.OG(K)
Dari Meja Ketua UmumFrom the Desk of the Chairman

Seiring dengan bertambahnya kekuatan jaringan kita hingga kini menaungi 75 Fakultas Kedokteran Swasta di seluruh Indonesia, AFKSI berdiri kokoh di garda terdepan institusi pendidikan kesehatan nasional. Langkah kita ke depan sudah sangat jelas: menyongsong standardisasi internasional dengan tetap adaptif terhadap dinamika regulasi yang terus bergulir. Kita tidak lagi sekadar mengelola asosiasi, melainkan menumbuhkan sebuah jaringan pengetahuan hidup (living knowledge network) demi mencetak generasi dokter masa depan.

Namun, visi besar ini membawa tantangan yang tidak mudah. Globalisasi pendidikan dan pemerataan mutu di era transformasi digital menuntut kita untuk mendobrak dinding-dinding pembatas tradisional. Tantangan nyata kita saat ini adalah bagaimana mensinergikan kapasitas kurikulum, memacu riset biomedis multi-pusat yang berdampak global, serta memvalidasi penjaminan mutu di tengah disparitas geografis dari Wilayah I hingga VI.

Pendidikan kedokteran masa depan tidak boleh kehilangan jiwanya. Kita harus menyeimbangkan kemajuan teknologi kedokteran yang disruptif, seperti implementasi Artificial Intelligence, dengan fondasi pendidikan berbasis hati (heart-based education). Menghadapi era kompetensi global ini, tidak ada satu pun fakultas yang mampu berjalan sendiri. Hanya melalui kolaborasi yang terintegrasi, kita dapat mengubah tantangan regulasi menjadi batu loncatan untuk membawa pendidikan kedokteran swasta Indonesia diakui di panggung dunia. Bersama, kita adalah satu komitmen untuk satu masa depan Indonesia.

As our network grows to encompass 75 Private Medical Faculties across Indonesia, AFKSI stands firmly at the vanguard of national medical education. Our forward trajectory is remarkably clear: advancing toward international standardisation while remaining deeply adaptive to the ever-evolving dynamics of national healthcare regulations. We are no longer merely managing an association; we are nurturing a living knowledge network dedicated to forging the future generation of Indonesian medical professionals.

Yet, a vision of this magnitude brings formidable challenges. Globalising education and ensuring quality equity in this era of rapid digital transformation require us to dismantle traditional institutional silos. Our immediate imperative lies in seamlessly synergising curriculum capacities, accelerating multi-centre biomedical research with global impact, and maintaining rigorous quality assurance across the vast geographical disparities spanning from Regions I through VI.

Crucially, the medical education of tomorrow must never lose its soul. We must strike a deliberate balance between disruptive technological advancements—such as the integration of Artificial Intelligence—and the timeless foundation of heart-based education. In confronting this era of global competence, no single faculty can thrive in isolation. Only through deeply integrated collaboration can we transform regulatory challenges into stepping stones, elevating Indonesian private medical education to its rightful place on the world stage. Together, we stand as one united commitment for one Indonesian future.

Dr. Dr. H. Nasrudin Andi Mappaware, Sp.OG(K)
Ketua Umum AFKSIChairman of AFKSI
Dr. dr. Tri Ariguntar Wikaning Tyas, Sp.PK
Refleksi Sekretaris JenderalReflections from the Secretary General

Setiap transformasi yang bermakna selalu diawali oleh langkah-langkah yang konsisten. Di seluruh jejaring 75 fakultas kedokteran swasta anggota AFKSI, saya menyaksikan semangat kolaborasi, inovasi, dan komitmen yang luar biasa untuk terus bertumbuh bersama. Hal ini menegaskan bahwa kekuatan terbesar AFKSI tidak hanya terletak pada besarnya jaringan yang kita miliki, tetapi juga pada kemauan setiap institusi untuk saling belajar, berbagi pengalaman, dan memperkuat satu sama lain.

Sebagai Sekretaris Jenderal, saya memandang peran kami sebagai penghubung antara visi dan pelaksanaan. Melalui komunikasi yang efektif, pertukaran pengetahuan, serta fasilitasi berbagai inisiatif yang memberikan manfaat bagi seluruh anggota, kita membangun ekosistem yang menjadikan setiap kemajuan sebagai keberhasilan bersama, bukan pencapaian individu.

Perjalanan ke depan akan menghadirkan peluang sekaligus tantangan yang semakin kompleks. Namun, dengan semangat kebersamaan, keterbukaan terhadap inovasi, dan komitmen yang teguh untuk menghadirkan pendidikan kedokteran yang berkualitas bagi bangsa, saya yakin AFKSI akan terus berkembang sebagai organisasi yang tangguh, adaptif, dan berdaya saing global. Bersama, kita tidak hanya membangun institusi yang lebih unggul, tetapi juga meletakkan fondasi yang kokoh bagi lahirnya generasi dokter Indonesia yang profesional, berintegritas, dan siap menjawab tantangan masa depan.

Every meaningful transformation begins with consistent action. Across our diverse network of 75 member institutions, I have witnessed an unwavering commitment to collaboration, innovation, and the shared pursuit of excellence. These collective efforts reaffirm that AFKSI’s greatest strength lies not only in its scale, but in the willingness of every faculty to learn from one another, exchange ideas, and grow together.

As Secretary General, I view our role as connecting aspirations with implementation. By strengthening communication, facilitating knowledge exchange, and supporting initiatives that benefit all members, we create an environment where progress becomes a collective achievement rather than an individual pursuit.

The road ahead will continue to present new opportunities and complex challenges. However, with mutual trust, openness to innovation, and an enduring commitment to serving society through quality medical education, I am confident that AFKSI will continue to evolve as a resilient, forward-looking association. Together, we are building not only stronger institutions, but a stronger foundation for Indonesia’s future healthcare leaders.

Dr. dr. Tri Ariguntar Wikaning Tyas, Sp.PK
Sekretaris Jenderal AFKSISecretary General of AFKSI
01 Executive Council DirectoryDirektori Dewan Pengurus

{{c.label_en}}{{c.label_id}}

{{c.title}}